terlahir di tanggal 14 april 29 tahun yang lalu... tanggal lahir para pemimpin besar pembawa perubahan,
lahir dari sosok ibu yang keras namun penuh cinta... dan ayah yang penyayang namun sederhana, sesederhana seorang PNS bergolongan dua...
hari2 dihabiskannya mengayuh sepeda dayung menuju kantor yang lumayan jauh demi sebuah tanggung jawab, (meninggal saat aku kelas 3 SMP)
Sang ibu tercinta pun tak urung patah semangat dengan segala macam penyakitnya, keluar masuk rumah sakit, goresan2 di perut dan pinggang karna sayatan pisau saat operasi tetep meneguhkan hatinya menjalankan hidup,
dokter2 dan perawat sampai2 hafal dengan keluarga kami lantaran seringnya menginap di rumahsakit tersebut..
(sekilas tentang orang tuaku)
saat di taman kanak2 aku terkenal paling nakal diantara teman2 ku....
Saat SD pun begitu....
Di SMP aku mulai mengenal yang namanya wanita....
aku sekolah di sekolah swasta yang terkenal dengan "kenakalan murid2nya"
SMU pun demikian..... aku sekolah di Almamater yang sama, Dan tak lbh baik.... (kenakalannya lbh parah)
Mulai dari minuman, Wanita2"gampangan" , Obat2an....
banyak teman2 yang tak menyelesaikan penidikan disana lantaran terkena masalah Obat2an dan yang wanita hamil tanpa tau siapa yang menanam benihnya.....
Aku mendapatkan Beasiswa dari kelas satu sampai kelas tiga, namun orang tua tak tau hal tersebut,
mereka tetaprutin memberi uang SPP kepadaku... dan uang tersebut aku gunakan untuk berfoya2 bersama teman2ku....
saat itu SPP di sekolahku tergolong paling mahal diantara sekolah2 swasta lainnya....
Bolos, membuat guru menangis dikelas, berkelahi, hal yang lumrah aku kerjakan....
sehingga ada kesepakatan antara Aku, Guru, dan Kepala sekolah, begini kesepakatannya......
"Jika aku berada di dlm kelas, maka aku akan mendapat nilai D / Merah.... dan jika aku berada di luar kelas maka aku akan mendapat nilai minimal 6 "
dan dengan senang hati aku menerima kesepakatan tersebut.....
Saat aku kelas 3, aku memimpin unjukrasa kenaikan SPP,, rapat diselenggarakan di lapangan terbuka tempat anak2 muda nongkrong dan dengan suguhan "Arak bali "
Hasil rapatpun disepakati.......
"Unjuk Rasa Anarkis tanpa negosiasi... Target Gedung Dan Mobil Para guru2 yang akan di rusak"
Dan terjadilah.... Gedung2 dan bangku rusak, Mobil guru2 pun hancur kena lemparan batu...
akhirnya Saat Ebtanas pun tiba.... 3 hari berlangsung... dan anehnya saat ebtanas di gelar teman2 ada yang membawa Koran... aku tanya buat apa koran itu...????
teman menjawab,, buat guru penjaga ujian,,, agar saat mengawasi ujian dia asik membaca koran dan kami bisa leluasa mencontek...xixixixiixxixixi
saat ujian berlangsung tanpa membaca soal aku main memblok pilihan jawaban aja sacara acak...... agar cepet selesai,, cepat pulang dan bisa nongkrong bareng temen2... :-p
Hari ketiga ujian,,, setelah ujian selesai perayaanpun di mulai.... baju dicorat coret, rambut di pilok, tak sedikit baju wanita2 tercabik2 hingga robek,,, namun kita enjoy saat itu......
(Belum tau hasilnya lulus atau tidak)
kepala sekolah dan guru2 pengawas dari sekolah lain geleng2 kepala terheran2.....
alahamdulillah akupun dinyatakan lulus dengan NEM 27, sekian.....
setahun setelah tamat aku habiskan untuk kegiatan yang tak berarti.... siang tidur malam kelayapan ga jelas...
jenuh akan hal itu aku mulai berfikir..... Kuliah atau kerja.......
aku tanya ibu,, ibu menjawab untuk makan sebulan aja ngepas, gmn km mau kuliah... :'(
dan akupun berfikir untuk kerja....
berbagai perusahaan pernah aku jajal untuk bekerja namun tetap tanpa hasil yang memuaskan....
mulai dari perkantoran, kargo, hotel, villa, restauran pernah aku masuki....
tetap bermuara pada Alkohol dan Wanita......
akhirnya aku menemukan suasana yang berbanding terbalik dngn yang selama ini aku jalani...
aku bekerja di salah satu perusahaan yang bernuansa religi.... dan sangat kental akan hal itu...
aku bertemu orang2 baru dngn karakter yang baru pula......
awalnya aku merasa asing... namun lama2 aku mulai terbawa dan terhanyut di dalamnya......
aku mendapat apa yang selama ini tak ku dapatkan di lingkungan dan tempat bergaulku....
sesuatu yang baru untukku.....
dan aku bisa kuliah sabtu dan minggu hingga tamat S1 ekonomi jurusan pembangunan....
ijasah dan foto wisuda yang hanya sebagai penghias di dinding.....
ijasah yang tak lebih dari hanya sekedar kertas bertulisan sebuah gelar yang tak berguna,,,
hanya memenuhi lemari dikamar....
20jtaan lbh hanya untuk selembar kertas dan foto tak berwujud......
Stak hingga saat ini,, saat aku tuliskan cerita ini........
"dimanakah sosok para pemimpin pembawa perubahan itu, tanya hatiku "
dan di tempat ini pula Allah mempertemukan dua hati yang berserak....
sosok wanita yang kucari2 dan dambakan selama ini....
To Be Continue....
Subscribe

0 komentar:
Posting Komentar